forex trading logo


Monitoring Rekonsiliasi Monitoring Realisasi Monitoring penyelesaian SP2D Monitoring Penerimaan

Polls

Bagaimanakah Pelayanan KPPN Padang
 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday149
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week984
mod_vvisit_counterLast Week1123
mod_vvisit_counterThis Month1991
mod_vvisit_counterTotal40814

Pengunjung Online : 6

Admin Area



Support by

Home
Pantai Air Manis Padang PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 15 June 2009 20:26

Pantai Air Manis Padang

Coba perhatikan gambar ini lebih teliti, bisa ga kalian nemu bongkahan batu bak seorang manusia yang sedang bersimpuh… konon sih dari situlah muncul legenda si malin kundang, seorang anak durhaka yang dikutuk ibunya jadi batu.

Malin, yang menurut ringkasan cerita wiki, digambarkan sebagai anak cerdas tapi nakal (mangkanya dia punya luka di tangan akibat pernah jatuh tersandung batu), memutuskan untuk merantau setelah melihat sang ibu yang bersusah payah mencari nafkah.

Dengan menumpang kapal saudagar, malin pergi dengan harapan pulang menjadi orang kaya raya. namun ditengah perjalanan, kapal yang ia naiki diserang bajak laut, semua dirampas dan sebagian besar awak mati terbunuh. malin yang berhasil sembunyi akhirnya selamat, dan dengan kapal yang terkatung2 berhasil sampai ke sebuah pantai. di tempat itulah kemudian Malin bekerja dan menjadi kaya raya serta menikah pula.

Berita berjayanya Malin terdengar hingga ke telinga ibunya. namun tak di sangka, ketika Malin kembali ke kampung halaman, sambutan sang Ibu malah ditanggapinya dengan penuh amarah. bekas luka di tangan Malin membuat sang ibu yakin bahwa itu anaknya.

Sikap tidak sopan Malin yang malu mengakui ibunya sendiri akhirnya membuat sang ibu tidak kalah marah. sebagai anak durhaka, Malin disumpah menjadi batu. maka tak lama, dalam perjalanan kembali, kapal dihantam badai. tubuh Malin pun menjadi kaku dan membatu.

Nah, dari cerita itu, kalian pasti berharap batu2 itu jelas merupakan peninggalan Malin. tnyata faktanya tidaklah demikian. bebatuan tsb sudah dimodif dengan kemiripan yang ternyata malah membuatnya nampak tidak natural. mengutip dari sebuah sumber, batu kepala Malin konon sudah hancur 5 tahun lalu, pemugaran termasuk pada bagian yang menyerupai perahu, berhasil membuat banyak orang kecewa. belum lagi kondisi yang diperparah oleh gempa beberapa bulan lalu. isu tsunami sempat membuat banyak orang enggan datang ke pantai.

 

Last Updated on Monday, 22 June 2009 09:16
 

Rekon Via email

Kirim ke alamat email Sie Vera di alamat

vera.kppn010@gmail.com

vera@kppnpadang.net

Pelayanan Prima

Techno News

Motivasi

Chat Online

Mulyanto (CS):
Amin N (Vera):
Efid DAG (SPV):

Buku Tamu



Pengumuman

Wisata Padang

Berita Nasional

Berita Korupsi


Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Padang
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 79, Jati, 25129, Padang, Sumatera Barat
Copyright © 2008 - 2009 Design by MustikaWEB

Site Meter